🍻 Gambar Disamping Merupakan Logo
2184 Gambar-gambar gratis dari Simbol-Simbol Logo. Gambar terkait: logo simbol ikon desain instagram tanda youtube internet jaringan sosial. 418 110. Untuk merepresentasikan sebuah brand, tentu saja Sobat Aksara memerlukan sebuah logo. Untuk itu, dalam membuat brand Anda tidak boleh asal-asalan. Ada beberapa komponen yang harus tercantum di dalamnya sehingga konsumen dapat mengidentifikasi brand Anda begitu melihat logonya. Sungguh sebuah tanggung jawab besar yang harus diemban oleh sebuah gambar kecil, bukan? Untuk itu, Anda perlu mengetahui kriteria apa saja yang harus dipenuhi agar sebuah logo dapat dikatakan sebagai logo yang baik. Berikut penjelasan lengkap mulai dari pengertian logo, fungsi, komponen, hingga kriteria logo yang baik. Apa Itu Logo? Logo adalah simbol yang terbuat dari teks dan gambar, atau perpaduan antara keduanya, yang digunakan sebagai wajah dari suatu brand. Sehingga, konsumen dapat mengidentifikasikan brand Anda dengan mudah, seperti yang disampaikan oleh Sagi Haviv, partner dan desainer di Chermayeff & Geismar & Haviv, yang dijuluki sebagai Logo Prodigy. “A logo is not communication. A logo is an identification.” Artinya, logo bukanlah sebuah media untuk berkomunikasi dengan konsumen; seperti menyampaikan visi-misi perusahaan, siapa pemiliknya, atau apa saja produk-produknya. Alih-alih berfungsi untuk merangkum berlembar-lembar esai mengenai detail perusahaan dan produknya dalam sebuah gambar kecil, logo justru berfungsi sebagai “tanda titik” yang memberikan penekanan atas isi esai tersebut. Selanjutnya, Haviv juga menambahkan bahwa logo tidak harus sepenuhnya terlihat artistik, memiliki desain yang rumit, atau langsung disukai oleh semua orang. “It’s never love at first sight. A good logo, a good trademark, gains meaning and power over time.” Artinya, sebuah logo tidak pernah bisa langsung disukai oleh semua orang. Sebuah logo akan mendapatkan kekuatan dan interpretasinya secara perlahan, sepanjang perjalanan hidup sebuah brand. Maka dari itu, yang terpenting dari sebuah logo adalah bentuknya simpel, mudah dikenali oleh konsumen, dan dapat digunakan di berbagai media. Contohnya adalah logo milik brand sepatu olahraga kenamaan Nike yang berbentuk swoosh alias centang ✓. Simbol tersebut tidak memiliki artian maupun relasi khusus dengan bentuk sepatu maupun history perusahaan. Namun, logo sederhana Nike mampu menyampaikan “tanda titik” alias “penekan” bahwa saat menggunakan sepatu tersebut, Anda dapat bergerak secepat kilat. Sesuai dengan arti kata swoosh yang dalam bahasa Indonesia berarti wuss yang merujuk pada kata sifat melaju sangat cepat. Logo sepatu Nike. Hebatnya lagi sang desainer juga mampu melihat sisi yang luas dari sebuah simbol check yang dapat beresonansi sempurna dengan tagline Nike yang berbunyi “Just Do It”. Tagline tersebut seolah mendorong seseorang untuk segera “sat-set” melakukan pekerjaanya tanpa terlalu banyak berpikir. Kemudian dikatakan logo beresonansi sempurna dengan tagline tersebut karena setelah selesai melakukan suatu pekerjaan, umumnya seseorang akan menaruh tanda centang di sebelah task-list alias daftar kerjanya. Baca juga Definisi, Unsur, & Tahapan Branding – Penjelasan Lengkap! Fungsi Logo Logo sangat penting untuk dimiliki oleh suatu bisnis karena memiliki fungsi sebagai 1. Identitas brand Sebuah logo menjadi salah satu unsur penting dalam pembangunan identitas brand. Tanpa identitas brand konsumen akan kesulitan untuk membedakan produk dari brand Anda dengan produk dari kompetitor. Ketika memiliki logo, brand Anda memiliki identitas dan wajah yang jelas di mata konsumen. 2. Memberikan First Impression Karena berfungsi sebagai wajah brand, logo juga berperan dalam membentuk first impression brand di mata konsumen. Apakah brand Anda terlihat menarik, profesional, bernilai, atau tidak. Untuk itu sangat penting bagi desainer brand untuk memahami komposisi warna dan bentuk yang baik. 3. Meningkatkan Loyalitas Konsumen Seiring berjalannya waktu, logo yang bagus dari brand berkualitas akan meningkatkan loyalitas konsumen. Sebab, yang dibeli konsumen bukan hanya produk tapi juga value dan prestige dari brand. Nilai dan prestige dari brand akan sangat terpancar dari logo yang menempel pada produknya seperti Apple, Converse, dan Nike. Jadi, ketika Anda memegang ponsel dengan logo buah apel tergigit, orang lain akan langsung dengan mudah mengidentifikasikan bahwa Anda memiliki iPhone yang dianggap ponsel bergengsi. Komponen Logo Berikut merupakan komponen yang digunakan untuk membuat sebuah logo Nama Logo – nama logo biasanya diambil dari nama brand atau singkatan nama brand. Logo Tagline – sebagian logo juga menyisipkan tagline dalam desainnya untuk meningkatkan awareness konsumen terhadap brand. Ikon Logo – ikon umumnya digunakan untuk menggambarkan karakteristik yang ingin ditonjolkan dari brand Anda. Font – font merupakan bentuk dan ukuran huruf yang memancarkan karakteristik brand. Contohnya font Granjon yang digunakan oleh brand mewah Gucci untuk menciptakan kesan elegan, berkelas, dan mewah. Warna – warna dalam logo bisa disesuaikan dengan karakteristik yang ingin dibangun oleh brand. Contohnya brand makanan cepat saji kerap menggunakan warna merah untuk memikat pelanggan yang lapar. Kriteria Logo yang Baik Seperti yang telah disinggung pada bagian sebelumnya, yang terpenting dari sebuah logo adalah bentuknya simpel, mudah dikenali oleh konsumen, dan dapat digunakan di berbagai media. Hal tersebut dirangkum dan diklasifikasikan dengan apik oleh Sagi Haviv dalam tiga label kriteria logo yang baik berikut ini 1. Appropriate Secara visual, logo harus mampu menjembatani kesan apa yang ingin dipresentasikan brand kepada konsumen. Contohnya logo dengan desain simpel dan bold untuk menunjukkan kesan kuat, berani, dan dinamis untuk brand alat olahraga. 2. Distinctive and Memorable Sebuah logo harus unik sehingga mudah dibedakan dari brand lain, terutama brand kompetitor. Selain itu, logo yang unik juga akan menaikkan brand awareness konsumen. 3. Simple Sebuah logo harus dibuat sesederhana mungkin sehingga mudah dilihat dan diidentifikasi oleh konsumen. Selain itu logo yang sederhana dapat direproduksi dalam setiap ukuran pixel, sehingga akan lebih mudah diaplikasikan ke berbagai bentuk desain dan media. Desain logo yang sederhana juga dapat dikatakan tidak mudah tergerus perkembangan zaman, sehingga tidak mudah terlihat kuno maupuan tidak relevan lagi dengan pasar. 4. Versatile Poin versatile memang tidak disinggung secara khusus dalam teori yang disampaikan Sagi Haviv, walau begitu, sangat penting bagi sebuah logo untuk bersifat versatile alias fleksibel, sehingga dapat ditampilkan dimana saja dengan bentuk dan warna yang bagus. Contohnya dari pemilihan warna yang akan digunakan. Pemilihan warna additive alias RGB untuk logo harus dihindari, sebab warna RGB hanya dapat ditampilkan secara digital. Jika dicetak, warna tersebut akan otomatis di convert ke dalam jenis warna subtractive alias CMYK. Sehingga, lebih baik logo menggunakan unsur warna subtractive alias CMYK. Sudah Siap Membuat Logo untuk Bisnis Anda? Setelah membaca ulasan di atas, Aksara Data Digital berharap Anda memiliki pengetahuan tambahan tentang apa itu logo dan bagaimana kriteria logo yang baik. Sehingga, Anda bisa memberikan logo terbaik untuk bisnis Anda. Selain pembuatan logo, Anda juga dapat meningkatkan pertumbuhan bisnis Anda dengan membuat website. Nah, agar website Anda terlihat profesional alangkah baiknya jika Anda menggunakan domain premium atau dengan ekstensi domain populer. Sampai jumpa pada artikel menarik berikutnya! Baca juga Apa Itu Ekstensi Domain? Pengertian & Daftar Fungsinya 1 Gambar Payung Geulis artinya Pelindung, merupakan simbol perlindungan Hukum dari Pemerintah Kota Tasikmalaya kepada masyarakat dan semua aset kehidupannya. Warna Merah dan Putih Melambangkan bendera yaitu sebagai simbol pemersatu antar etnis, suku dan Agama. Skip to content BerandaFitur LengkapHargaPrivate CloudLoginCoba Gratis Icon Adalah Simbol dari Suatu Fungsi, Sudah Tahukah Kamu? Icon Adalah Simbol dari Suatu Fungsi, Sudah Tahukah Kamu? Icon adalah istilah dalam dunia teknologi dan desain yang sudah tidak asing terdengar di telinga. Istilah ini kerap digunakan untuk menyebut gambar-gambar sederhana yang ada di komputer ataupun smartphone. Benar adanya bahwa awal diciptakannya icon adalah untuk mempermudah pengguna dalam menggunakan dan mengoperasikan komputer. Namun, fungsi daripada icon sebenarnya lebih dari itu. Pada artikel kali ini, mari bahas lebih lanjut pengertian, fungsi, dan ciri icon yang baik dinilai dari sisi desain. Apa Itu Icon? Icon adalah tampilan suatu objek atau gambar yang merepresentasikan fungsi dari objek itu sendiri. Dalam hal ini, icon dibuat untuk mempermudah pengguna dalam mengakses objek tertentu. Hal ini disebabkan karena adanya bantuan visual yang membantu pengguna familiar terhadap objek icon tersebut. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI edisi kelima, icon berasal dari kata serapan bahasa inggris, yakni icon. Dimana diartikan bahwa icon adalah gambar atau simbol kecil pada layar komputer yang melambangkan sesuatu program, peranti, dan sebagainya yang diaktifkan dengan cara diklik. Adapun antara icon objek satu dengan objek lainnya sangatlah berbeda. Hal ini karena tujuan dari icon adalah sebagai tanda atau lambang yang memang harus berbeda dengan yang lainnya. Ketika membuka komputer pun Anda akan menemukan dengan mudah icon yang berbeda-beda, baik di taskbar maupun di desktop. Bahkan, pada proses booting awal yang langsung menampilkan icon Windows. Selain berupa gambar, icon pada komputer juga dapat berbentuk tulisan, huruf, atau angka. Yang semuanya memiliki filosofinya masing-masing. Begitu pun dengan tujuan dan fungsi yang disesuaikan dengan kegunaan masing-masing. Baca juga OOP Adalah Pemrograman Berbasis Objek, Ini Pengertiannya! Fungsi dan Manfaat Icon Sebagaimana telah disinggung sebelumnya, icon dibuat untuk memudahkan pengguna dalam mengoperasikan komputer. Lebih dari itu, icon mempunyai fungsi-fungsi lain, yang detailnya dijelaskan sebagai berikut. 1. Sebagai Lambang dan Identitas Kini, hampir setiap objek diwakilkan oleh lambang tertentu yang mengandung makna sesuai dengan kegunaannya masing-masing. Adanya sebuah icon membuat benda atau objek memiliki identitas yang membuatnya tidak sama dengan objek lain. 2. Representasi Ciri Fisik Jika Anda perhatikan, icon sebenarnya mewakili ciri fisik dari objek atau aplikasi yang bersangkutan. Misalnya, aplikasi Alarms & Clock memiliki icon dengan gambar jam. Begitu pun aplikasi Word 2016 dan Excel 2016 yang memiliki icon berupa selembar kertas dengan tanda huruf W dan X besar di dalamnya. 3. Representasi Fungsi Fungsi lain dari icon adalah sebagai representasi dari fungsi aplikasi itu sendiri. Misalnya, pada icon software Windows Defender. Dapat terlihat langsung bahwa icon tersebut menggambarkan fungsi dari program tersebut, yakni sebagai pelindung komputer dari serangan virus maupun malware. Pada hakikatnya, identitas icon tersebut menggambarkan fungsi, manfaat, struktur, dan hal lain dari objek yang bersangkutan. Entah dengan kandungan makna tersirat maupun tersurat. 4. Memudahkan Pengguna Semakin sering pengguna melihat icon tersebut, semakin mudah dikenali dan familiar pula objek tersebut. Hal ini tentu menguntungkan bagi pihak tertentu dalam bidang marketing, yang mana sukses memperkenalkan objek tersebut kepada pengguna. Misalnya saja pada aplikasi yang memiliki nama rumit, yang menyulitkan pengguna mengingatnya. Di sinilah, fungsi dari icon membantu pengguna dalam mengingatnya. Ini dikarenakan sebagian besar manusia lebih mudah mengingat gambar daripada nama yang cukup rumit. Dengan begitu, pengguna cukup mencari icon yang diingat untuk mengakses aplikasi tersebut. 5. Mempercepat Pengguna Keberadaan icon memungkinkan Anda untuk menemukan suatu objek dengan cepat. Contohnya pada icon yang ada pada desktop komputer, dimana Anda cukup mengklik ganda icon yang ingin dicari. Jadi, pengguna tidak perlu mencari aplikasi yang ingin dibuka melalui kolom pencarian. Baca juga Mengenal Firewall, Dinding yang Mampu Mengamankan Perangkat Anda Ciri Icon yang Baik Icon yang baik adalah icon yang dapat dilihat dengan jelas dan mudah dikenali oleh pengguna. Dari sisi desain pun icon yang baik memiliki beberapa ciri, seperti 1. Terdiri dari Bentuk Besar yang Diberi Detail Layaknya unsur desain grafis lain, icon juga terdiri dari bentuk-bentuk sederhana, seperti segitiga, persergi, dan elips. Agar menjadi suatu icon yang baik, bentuk sederhana ini bisa dilengkapi dengan detail-detail lain. 2. Detail Tidak Berlebihan Konon, icon yang baik adalah icon yang sederhana. Sebab, icon yang sederhana relatif lebih nyaman untuk dipandang. Jadi, meski perlu diberi detail, berilah detail secukupnya. 3. Konsisten Terkadang, icon dibuat dalam satu paket. Misalnya, paket media sosial yang berisi logo Twitter, Instagram, TikTok, dan lain-lain. Dalam hal ini, konsistensi perlu dijaga agar icon tetap selaras. Konsistensi ukuran dan kesatuan nilai estetik, seperti tebal garis dan gaya icon, juga perlu diperhatikan. Baca juga Apa Itu Data Breach? Dan Bagaimana Cara Menghindarinya? 4. Mudah Dikenali Icon yang baik juga ditandai dengan desain yang mudah dikenali dan dibedakan dengan yang lain. Sebagai contoh, apabila Anda membuat icon berdasarkan gambar anjing corgi, maka jangan sampai bentuk icon Anda terlihat seperti gambar anjing husky. 5. Seimbang Keseimbangan merupakan hal yang perlu diperhatikan dalam sebuah desain, terutama desain icon. Dalam hal ini, seimbang juga tidak selalu terpaku pada angka jarak. Pada intinya, sesuaikanlah desain Anda dengan komposisi yang ada sehingga hasil yang diberikan nyaman untuk dilihat. 6. Berkepribadian Icon adalah buah karya dengan gaya tertentu. Gaya inilah yang membuat desain icon memiliki kepribadian’. Hal ini tentunya sesuai dengan pesan apa yang ingin disampaikan. Tak hanya desain, warna juga bisa mempertegas kepribadian yang ditunjukkan lewat icon. Icon dengan warna hitam-putih tentu akan memberi kesan berbeda dengan icon berwarna pastel. 7. Selaras dengan Merek Kepribadian sebuah icon juga harus diiringi dengan tone of voice dari merek Anda. Jangan sampai, desain lainnya sudah konsisten, sementara icon Anda malah tidak. Ini tentu bisa mengurangi brand experience audiens Anda. Baca juga 5 Aplikasi Email Terbaik untuk Pengiriman Files dengan Mudah dan Cepat di Android dan iOS! Penutup Berdasarkan uraian di atas, bisa disimpulkan bahwa icon adalah bentuk visualisasi sebuah objek yang bisa menampilkan gambaran sederhana, yang tidak akan menghilangkan esensi dari objek tersebut beserta fungsi-fungsinya. Selain untuk memudahkan pengguna, icon juga memiliki beberapa fungsi lain seperti sebagai identitas atau lambang, representasi ciri fisik, dan representasi fungsi. Adapun beragamnya icon yang ada, menjadikan Anda perlu membuat icon yang baik dan mudah dikenali. Apabila Anda merasa tidak yakin untuk mendesain sendiri, Anda bisa menggunakan jasa pembuatan icon yang telah banyak tersedia. Biaya yang dikeluarkan untuk pembuatan icon juga perlu dimasukkan ke dalam laporan keuangan Anda. Untuk kemudahan pencatatan dan pelaporan, Anda bisa menggunakan software akuntansi dan bisnis seperti Accurate Online. Accurate Online menyediakan lebih dari 200 jenis laporan keuangan dan bisnis yang memudahkan pebisnis dalam mengelola anggaran keuangan dan mencapai kesuksesannya. Berbagai fitur dan keunggulan di dalamnya juga bisa diakses kapan pun dan dimana pun. Jika Anda tertarik mencoba Accurate Online secara gratis selama 30 hari, silahkan klik banner di bawah ini. Penulis blog Accurate Online lulusan ilmu teknologi informasi yang menyukai dunia gadget, network, jaringan, big data, dan seluruh hal yang berkaitan tentang teknologi. Bagikan info ini ke temanmu! Related Posts Page load linkArti Lambang ASEAN – kata ASEAN mungkin sudah tidak asing lagi bagi kita semua, bahkan mungkin kalian sering melihat logo atas lambang ASEAN tersebut karena Indonesia merupakan salah satu negara anggota ASEAN. Disamping Indonesia dari anggota ASEAN, maka pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai hal yang berkaitan dengan ASEAN mulai dari sejarah, prinsip, serta bunyi semboyannya. Untuk itu simaklah penjabaran dibawah ini ASEAN ialah kepanjangan dari Association of South East Asia Nations, namun ASEAN dikenal juga sebagai Perbara dimana singkatan dari Perhimpunan Bangsa – Bangsa Asia Tenggara. Nah gedung sekretarian ASEAN ini terletak di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Indonesia. ASEAN sendiri didirikan tepat pada 8 Agustus 1967 di Bangkok. ASEAN sendiri diprakarsai oleh 5 menteri luar negeri dari wilayah Asia Tenggara, ialah Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina serta Singapura. Berikut ini merupakan ke 5 menteri ialah Perwakilan Indonesia Adam MalikPerwakilan Malaysia Tun Abdul RazakPerwakilan Thailand ThanatKomanPerwakilan Filipina Narcisco RamosPerwakilan Singapura S. Rajaratnam. Sedangkan negara – negara lain juga ikut bergabung kedalam ASEAN, dengan begitu total menjadi 11 negara, yaitu Brunei Darussalam, bergabung pada 7 Januari bergabung pada 28 Juli bergabung pada 23 Juli bergabung pada 23 Juli bergabung pada 16 Desember 1998. Prinsip Pada ASEAN Prinsip utama ASEAN ini digariskan mulai dari menghormati kemerdekaan, kesamaan, integritas serta identitas nasional seluruh negara. Setiap negara mempunyai hak untuk menyelesaikan permasalahan nasional nyata serta pada campur tangan dari luar. Penyelesaian perbedaan maupun perdebatan antar negara secara aman, menolak penggunaan kekuatan bahkan kekerasan, namun meningkatkan kerjasama secara efektif antara anggota ASEAN dikokohkan oleh lima negara pengasas, ialah Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura serta Thailand. Di Bangkok sendiri proses pembentukan ASEAN dibuat dalam sebuah penandatanganan perjanjian dimana dikenal dengan nama “Deklarasi Bangkok”. Baca Juga Negara Berkembang Di Asia Tenggara, Barat, Timur Adapun yang bertanda tangan saat Deklarasi Bangkok tersebut ialah para menteri luar negeri, ialah Bapak Adam Malik Indonesia, Narciso R. Ramos Filipina, Tun Abdul Razak Malaysia, S. Rajaratnam Singapura, serta Thanat Khoman Thailand. Tepat tanggal 8 Januari 1984, seminggu sesudah mencapai kemerdekaannya, negara Brunei masuk menjadi anggota ASEAN. Kemudian 11 tahun tepatnya tanggal 28 Juli 1995, Laos & Myanmar menjadi anggota selama kurun waktu dua tahun, ialah pada tanggal 23 Juli 1997. Meskipun Kamboja telah menjadi anggota ASEAN bersama – sama dengan Myanmar dan Laos, Kamboja terpaksa harus menarik diri karena masalah politik pada negara tersebut. Tetapi, dua tahun kemudian Kamboja kembali masuk menjadi anggota ASEAN tepat pada 30 April 1999. Logo ASEAN membawa sebuah arti ASEAN dimana yang stabil, aman, bersatu serta dinamik. Warna logo tersebut ada 4, yaitu biru, merah, putih serta kuning. Warna tersebut ialah warna utama lambang negara – negara ASEAN, dimana warna biru melambangkan keamanan serta kestabilan, warna merah artinya semangat dan dinamisme, warna putih menunjukkan ketulenan serta warna kuning melambangkan kemakmuran. Selanjutnya, sepuluh tangkai padi melambangkan suatu cita – cita pelopor pembentuk ASEAN di Asia Tenggara, ialah bersatu serta bersahabat dimana bulat melambangkan kesatuan terhadap ASEAN. Arti Lambang ASEAN Berikut merupakan lambang ASEAN Digambar tersebut ialah logo atau lambang ASEAN dimana sering kita jumpai maupun lihat di buku – buku ataupun dimedia – media lainnya, seperti di internet, koran, ataupun poster. Didalam gambar tersebut dapat dilihat ada 10 buah padi dimana terikat yang menggambarkan sebuah persatuan, kesatuan serta persahabatan dari ke 10 negara – negara yang menjadi anggota ASEAN Organisasi Negara – Negara Di Asia Tenggara . Dari berbagai warna tersebut memiliki makna yang berbeda – beda berikut penjabarannya Warna biru mempunyai arti ialah perdamaian dan merah mempunyai arti ialah keberanian dan putih mempunyai arti ialah kuning mempunyai arti ialah kemakmuran dan lingkaran yang ada melambangkan persatuan terhadap negara – negara anggota ASEAN. Anggota ASEAN Perlu diketahui jika pada awal mulanya ASEAN ini hanya terdiri dari 5 negara saja, mereka itu merupakan negara – negara pemrakarsa ASEAN dimana terbentuk pada 8 Agustus 1967, negara – negara tersebut ialah sebagai berikut IndonesiaMalaysiaThailandSingapuraFilipina Baca Juga Kedudukan Warga Negara Dan Penduduk Indonesia Pada saat ini jumlah anggota ASEAN telah bertambah banyak menjadi 10 negara dimana berada didalam kawasan yang luasnya 6 juta kilometer persegi. Berikut inilah 10 dari negara ASEAN beserta dengan nama ibu kotanya Indonesia ibukotanya ialah Kota ibukotanya ialah Kota Kuala ibukotanya ialah Kota ialah Kota ibukotanya ialah Kota Darussalam ibukotanya ialah Kota Bandar Seri ibukotanya ialah Kota ialah Kota Phnom ibukotanya ialah Kota ibukotanya ialah Kota Naypyidaw. Makna Lambang ASEAN Berikut ini merupakan beberapa makna lambang ASEAN, yaitu Lambang ASEAN ini berguna sebagai lambang resmi ASEAN sendiri melambangkan mulai dari kemantapan, perdamaian, persatuan, dan dinamika ASEAN. Warna – warna lambang mulai dari biru, merah, putih dan kuning, dimana diambil dari warna – warna yang digunakan dalam berbagai bendera negara – negara anggota biru ini, ialah melambangkan sebuah perdamaian & kemantapan, merah melambangkan keberanian & dinamika, putih melambangkan kesucian, serta kuning melambangkan suatu batang padi dimana terikat melambangkan sepuluh Negara anggota ASEAN, hal ini melambangkan harapan para bapak pendiri ASEAN. Dimana yang memimpikan ASEAN terdiri atas seluruh sepuluh negara-negara Asia Tenggara yang terikat dalam persahabatan dan melambangkan persatuan cipta Lambang ASEAN dimiliki oleh ASEAN. Semboyan ASEAN Berikut ialah semboyan pada ASEAN “Satu 1 Visi, Satu 1 Identitas, Satu 1 Komunitas” One Vision, One Identity, One Community. Baca Juga PENGERTIAN DESA Apa itu ASEAN ?ASEAN Association of Southeast Asian Nations merupakan suatu organisasi geo-politik serta ekonomi, dimana terbentuk dari negara -negara di kawasan Asia Tenggara. Hal apa yang melatarbelakangi berdirinya ASEAN ?Berdirinya ASEAN sendiri dilatarbelakangi atas adanya beberapa persamaan yang dimiliki oleh negara – negara Asia Tenggara, mulai dari letak geografisnya, dasar kebudayaan, nasib yang pernah dijajah oleh bangsa barat, serta kepentingan diberbagai bidang yang ada. Kapan didirikannya organisasi ASEAN ?Tepat pada tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok. Jadi, jika adik adik siswa/i khususnya masih dalam jenjang pendidikan yang masih bingung artikel dan lain lain, Maka makalah ini sudah cukup mewakili jawaban untuk adik adik semua. Demikianlah pembahasan artikel Arti Lambang ASEAN, semoga bermanfaat dan menjadi ilmu pengetahuan baru bagi para pembaca..